|
|
NURUL ADNI ADNAN
UMMU MUSA
TARBIYYAH YANG INDAH
kehidupan di dunia Cabaran dan dugaan mendewasakan usia Rintangan dilalui tambah pengalaman diri Sudah sunnah ketetapan ilahi Deras arus dunia menghanyutkan yang terleka
Begitu indah dunia Pulanglah kepada tuhan
Sabar menempuh jalan
sayang tuhan janjinya pasti...;)
mengharap senang dalam berjuang
bagai menunggu rembulan ditengah siang
jalan nya tak seindah sentuhan mata
pangkalnya jauh hujungnya belum tiba
![]() < "milikilah,jadilah... seindah hiasan dunia sebaik kejadian di bumi pencipta... dialah, wanita solehah yang redha ALLAH sebagai tuhan yang redha ISLAM sebagai agama yang redha MUHAMMAD sebagai rasulnya"
|
Bingkisan dari Teman Assalammua'laikum wa rahmatullah Hari ini ku kongsikan sedikit coretan sahabatku yang berada di seberang Laut China Selatan, yang sering menjadi tempatku memohon pandangan, saling kami berkongsi pandangan tentang erti kehidupan, jua hakikat alam pernikahan yang baru kami jejaki... Sahabatku, Ayu Solehah antara lain menulis di blognya: Konflik, jangan ditanya, pastinya akan terjadi, namun janganlah dibawa sehingga menjadi kontroversi yang dinantikan oleh syaitan dan iblis. Gunakanlah ciri kepimpinan semulajadi yang Allah bagi pada isteri dan suami untuk menangani. Dengan pembacaan buku, maka terkawallah sikit lebihan emosi kewanitaan yang keterlaluan tatkala menghadapi konflik. Dan selalunya, perempuanlah, dalam erti kata lain akulah yang selalunya memanjangkan dan mewujudkan konflik konflik "manja"...rasanya untuk meraih perhatian suami. Doakan agar suamiku tetap sabar dan sanggup berkongsi cinta dengan ku lagi sampai habis usiaku… amin.
Hanya kepadaMu ku merintih, ku merebahkan diri sehina hamba abdi pada TuanNya……kehidupan di dunia sesuatu yang misteri, hanya sedikit baru dirungkai… masih banyak lagi rungkaian yang pasti akan menjadi pelengkap kisah hidup ini…. Ya Allah Tuhan yang menghamparkan bumi dan menjadikan gunung ganang diatasnya.. Janganlah biarkan hati ku , hati suami ku, hati keluargaku, hati keluarga suamiku, hati guru-guru ku, hati sahabat-sahabatku dan hati-hati pelajarku, dan hati hati saudaraku letih, berhenti, terhenti sehingga mati …mati dari mengejar Rahmatmu. Lemparkan kami kasih sayangMu , rahmatMu, kasih sayangMu.. Sesungguhnya kami takut dengan Siksaan Api neraka.. Ya Allah, jadikan Hati-hati kami suci bersih dari noda-noda hitam sebagaimana hati kekasihMu… Peganglah dan ikatlah hati kami supaya tidak tergelincir dari landasan iman dan taqwa…amin..
*****************************************************
Aku tidak berkongsi suami dengan sesiapa, namun Allah menguji aku dengan keterbatasan waktu dan jarak untuk aku menyatakan & mempamerkan cinta pada sang suami.. Supaya aku sedar di bumi yang nyata…bahawa suamiku hak milik kekal penciptaNya, dan aku hanya meminjam kasih untuk sementara. Jadi hargailah apa yang ada! Bersyukurlah seadanya!Alhamdulillah...!
Posted at 07:26 pm by nur_syauqeena
|